badge

KISAH NYATA PARA MANUSIA DIBESARKAN SEPERTI TARJAN

Mungkin tak ada orang yang punya kisah hidup seaneh Marina Chapman. Ia mengaku lahir di Kolombia, diculik pada usia empat tahun, kemudian ditelantarkan di tengah hutan. Dan yang luar biasa, ia dibesarkan kawanan monyet capuchin.

Sebagai anak adopsi kawanan monyet, Marina mengaku belajar untuk menjadi monyet dewasa. Memanjat pohon, menangkap kelinci dengan tangannya. Kehidupannya yang mirip Tarzan berakhir setelah keberadaannya diketahui sejumlah pemburu.
Maka tak mengejutkan saat kisah hidupnya yang menakjubkan dilaporkan Sunday Times, di halaman tiga, dengan judul menarik, “Me Tarzana, queen of the jungle” atau “Aku Tarzana, Sang Ratu Hutan“.

Ceritanya yang mirip dongeng juga menjadi subyek buku berjudul, “The Girl With No Name” atau “Gadis Tanpa Nama” yang akan terbit di Inggris musim semi mendatang. Pembuatan film dokumenter menyusul kemudian.

Pada tahun 1991, seorang bocah lelaki Uganda,  John Ssebunya, ditemukan sedang bersembunyi di pohon. Kala itu ia berusia tiga tahun, ia berada di alam liar dalam perawatan sekelompok monyet vervet. Saat ini, di usianya ke-27 ia belajar bicara dan menyanyi, menjadi bagian dari paduan suara.

Kasus lain yang tenar, seperti dilansir Daily Mail, pada tahun 1996, bocah dua tahun bernama Bello ditemukan hidup bersama simpanse, di utara Nigeria. Ia diduga ditelantarkan pada usia enam bulan. Saat ditemukan kali pertamanya ia berjalan mirip simpanse, menyeret lengannya. Sayang ia tak berusia panjang. Bello meninggal tahun 2005.

Di Ukraina juga ditemukan gadis berusia antara 3 sampai 8 tahun Oxana Malaya pada tahun 1991. Ditemukan di kandang anjing, dia hidup dan besar bersama anjing di kandang itu. Sehingga Oxana Malaya hanya bisa menggonggong dan berlari sambil merangkak ketika ditemukan.

Di kamboja dikenal Cambodia Jungle Girl yaitu Rochom P’ngieng yang hilang misterius ketika mengembalakan kerbau diusia 8 tahun. Di tahun 2007 dia ditemukan ketika berusaha mencuri beras, yang dikenali dari bekas luka di punggungnya. Namun akhirnya dia melarikan diri juga.

Anak yang terkenal lainnya adalah Victor dikenal di film “L’Enfant Sauvage”. Meskipun asal-usulnya adalah misteri, namun banyak orang yang percaya Victor menghabiskan masa kanak-kanaknya telanjang dan sendirian di hutan sebelum diketahui masyarakat pada tahun 1797. Setelah beberapa kali menampakkan diri, ia akhirnya muncul sendiri di dekat Saint-Sernin-sur-Rance, Perancis, pada tahun 1800. Victor menjadi subyek untuk banyak filsuf dan ilmuwan yang penasaran tentang asal-usul bahasa dan perilaku manusia, meskipun dalam perkembangannya kemajuan daripada kecerdasan anak ini sangatlah sedikit.

Lebih mengerikan lagi Pada tahun 1845, seorang gadis misterius terlihat berjalan merangkak di sarang serigala yang menyerang kawanan kambing dekat San Felipe, Mexico. Cerita ini dikuatkan setahun kemudian ketika gadis itu terlihat lagi, kali ini dia terlihat sedang melahap seekor kambing yang baru dibunuh. Menurut cerita yang beredar, penduduk setempat khawatir dan mencari gadis itu keesokan harinya dan akhirnya berhasil menangkap dia. Dia melolong tak henti-hentinya sepanjang malam, membuat sekelompok serigala berdatangan ke desa untuk menyelamatkan gadis itu. Pada akhirnya ia dapat menyelinap keluar dari kandang dan melarikan diri. Gadis itu tidak terlihat lagi sampai 1852, terakhir kali ia terlihat ia sedang menyusui dua anak serigala di tepi sungai. Merasa terganggu, dia mengumpulkan dua anaknya dan lari kembali ke hutan dan tidak pernah terlihat lagi lagi.

Sebagian penyebab si Manusia Tarjan adalah orang tua yang tega menelantarkan si anak hidup dan berjuang sendiri. Rasa cinta kasih dari orang tua yang kurang membuat anak itu tidak berbarti, suatu hal yang tidak manusiawi.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Mohon Isi Penjumlahannya * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.