badge

MENGENAL DIRI SENDIRI

Maksud dari pengenalan diri sendiri sebenarnya mempunyai makna yang dalam

dan luas, mempunyai segi-segi yang perlu dikenali dan direnungkan secara

seksama. Segi-segi atau hal-hal yang harus kita kenali dan direnungkan agar kita

bisa mengenal diri kita adalah :

 

1. Kedudukan Diri Seseorang Di Hadapan Tuhan

Sesuai dengan hakikat penciptaan manusia bahwa manusia dilahirkan di

muka bumi ini adalah untuk beribadah,mengabdi kepada Sang Khaliq,. Inilah hal                pertama   yang harus kita kenal pada diri kita sebab semua kunci

diri manusia, baik buruknya ada di tangan-Nya. Jika Tuhan memandang baik

seorang hamba maka pandangan sesama makhluk akan baik pula, begitu

pula sebaliknya. Oleh karena itu coba renungkan dan intospeksi diri

bagaimana kedudukan kita di hadapan Tuhan. Memang hal itu adalah hal gaib,

tapi paling tidak kita bisa merasakan seberapa dekat kita dengan Tuhan

dengan melihat : Seajauh mana kita telah beribadah ditinjau dari kualitas dan

kuantitasnya, fenomena terkabul tidaknya doa, semangat untuk mendalami

ilmu agama, keikhlasan untuk mengorbankan waktu, tenaga, harta bahkan nyawa.

  • • Sebaik-baiknya orang di sisi Tuhan adalah orang yang bertaqwa.
  • • Jika Tuhan menghendaki kabaikan pada diri seseorang maka Tuhan akan

memberikan kepahaman terhadap agama. (Al Hadist)

Fitrah yang ada pada diri manusia adalah manusia diciptakan dalam keadaan

suci tanpa membawa dosa keturunan. Dan seharusnya hal itulah yang

seharusnya dipertahankan di hadapan penciptanya yaitu menjaga diri agar

tetap suci dengan tidak mengerjakan dosa dan kemaksiatan dan dengan

selalu memperbaharui tobat kepada Tuhan agar kedudukan di hadapan

Nya tetap mulia, sampai-sampai lebih mulia dari para malaikat, dan jangan

sampai meletakkan diri kita lebih rendah dibanding hewan ternak karena kita

tidak bisa menjaga kesucian fitrah sebagai manusia.

 

2. Kedudukan Diri Di Mata Sesama Manusia

Manusia selain sebagai makhluk individu adalah juga sebagai makhluk sosial.

Manusia tak akan bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dia akan selalu

berhubungan dan berkomunikasi dengan masyarakat. Melihat begitu

pentingnya masyarakat atau orang lain maka seorang individu harus bisa

menempatkan diri di dalam masyarakat. Kemulian akhlaq, kepandaian

seseorang menempatkan diri menjadikan dirinya mempunyai harga di mata manusia lainnya dan di mata tuhan. Dan satu hal yang harus kita ketahui bahwa orang lain adalah cerminan dari kita, sehingga apa yang kita lakukan terhadap orang lain, maka akan di lakukan pula terhadap kita. Sehingga dengan melihat orang lain kita juga bisa meraba dan menelaah seberapa beda kita dengan mereka. Jadi intinya kita bisa mengenal siapa sebenarnya diri kita.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Mohon Isi Penjumlahannya * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.