badge

Golongan Darah Manusia

Darah adalah cairan penting yang bisa didapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang fungsinya untuk  mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut hasil metabolisme tubuh keseluruh tubuh, dan juga sebagai pertahanan tubuh dari virus dan bakteri. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo- atau hemato- yang berasal dari bahasa yunani yaitu  haima yang berarti darah.

Manusia memiliki darah berwarna merah bukan berarti istilah darah biru otomatis darahnya berwarna biru, namun dipastikan semua darah pasti berwarna, antara merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua apabila kekurangan oksigen. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin, protein pernafasan (respiratory protein) yang mengandung zat besi dalam bentuk  heme, yang merupakan tempat terikatnya molekul-molekul oksigen. Sehingga dipastikan darah adalah cairan yang sangat penting untuk tubuh manusia. Orang yang kekurangan zat besi dinamakan anemia.

Golongan darah manusia selama ini digolongkan dalam 4 (Empat) Golongan Darah, yang terdiri dari :

  1. Golongan Darah A
  2. Golongan Darah B
  3. Golongan Darah AB
  4. Golongan Darah O

Selama ini hanya empat golongan darah tersebut yang kita kenal. Namun setelah 60 tahun ilmuwan dibingungkan dengan penemuan jenis darah baru yang mematikan akhirnya menemukan golongan darah baru yang disebut dengan “Vel”. Golongan darah ini berpotensi membahayakan transfusi darah pasien. Bila pemilik golongan darah vel-negatif membutuhkan transfusi darah, tidak sembarangan darah bisa diberikan karena dapat berakibat fatal.

Kebanyakan orang di dunia memiliki golongan darah Vel-positif. Diperkirakan ada lebih dari 200.000 orang di Eropa dan lebih dari 100.000 di Amerika Utara yang memiliki golongan darah Vel-negatif. Pada 1 dari 2.500 orang keturunan Eropa yang memiliki Vel negatif lalu menerima transfusi Vel positif, tubuhnya akan mengalami gagal ginjal dan kematian dengan mudah. Sel darah merah dilapisi molekul yang dapat berfungsi sebagai antigen atau senyawa pendorong respons sistem kekebalan tubuh. Cara kerjanya adalah memompa protein yang disebut antibodi dan menetralisir antigen. Kebanyakan orang hanya menghasilkan antibodi terhadap antigen dari selain sel darah merahnya sendiri. Antigen darah yang paling umum membentuk kelompok darah utama manusia, yaitu A, B, AB dan O. Namun golongan darah yang tidak umum sebenarnya juga ada, seperti golongan darah Vel yang berpotensi membahayakan transfusi darah pasien.

Golongan darah Vel negatif adalah salah satu jenis golongan darah yang paling sulit ditemukan. Untuk mengidentifikasi Vel-negatif atau Vel-positif, dokter menggunakan antibodi pemilik golongan darah Vel-negatif setelah tubuhnya menolak darah yang ditransfusi. Banyak rumah sakit dan bank darah kekurangan antibodi untuk menguji golongan darah Vel. Temuan Ballif ini dimuat dalam jurnal Molecular Medicine EMBO. Tak hanya itu, tahun lalu Ballif dan timnya mengidentifikasi protein yang bertanggung jawab atas 2 jenis golongan darah langka lainnya, yaitu Junior dan Langeris. Ditambah dengan Vel, maka jumlah golongan darah yang sudah dipahami ahli kini naik menjadi 33 jenis. Jadi bisa saja anda tidak termasuk golongan darah yang lajim kita kenal, bisa saja golongan darah langka.

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Mohon Isi Penjumlahannya * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.