badge

Sang Juara Umum 9 kali Berturut Yang Terjatuh

sea games
sea games

sea games

Pesta olahraga negara Asia Tenggara (SEA Games) XXVII di Naypyidaw, Myanmar, telah resmi ditutup secara meriah pada hari Minggu 22/12/2013. Myanmar selaku negara penyelenggara sangat berbangga hati karena sukses menyelenggarakan even olah raga terbesar tingkat asia tenggara dan tampil sebagai peringkat kedua pengumpul medali terbesar mengalahkan negara lainnya. Walaupun sempat muncul keraguan dari banyak orang karena minimnya sarana olahraga, kurangnya dana, maupun jaminan keamanan karena adanya konflik sektarian di negara tersebut membuat Myanmar diragukan mampu menjadi tuan rumah yang baik.

Indonesia  maju   sebagai juara umum di Sea Games XXVI membawa target 120 medali yang harus diboyong. Namun harapan itu sirna dan terpatahkan. Hingga penutupan ajang olah raga 2 tahunan tersebut indonesia hanya mampu memperoleh 65 emas, 84 perak dan 111 perunggu, jumlah yang jauh dari target.  Semua intropeksi diri atas kegagalan yang memalukan ini, karena tampil sebagai juara umum namun harus menerima hasil yang sangat melorot jauh hanya mampu diurutan ke 4 negara pengumpul medali. Thailand maju sebagai juara umum di Sea Games XXVII kali ini, itu rasanya wajar karena memang selalu menjadi pesaing Indonesia. Namun harus kalah dari Myanmar yang mampu meraih peringkat 2 dan Vietnam yang melaju diposisi 3 adalah hal yang sangat memilukan.

Mengapa kita mampu menjadi juara umum di Sea Games XXVI 2011 di Jakarta apakah hanya karena kita tuan rumah ?, lalu ketika tidak menjadi tuan rumah harus legowo melorot. Semua pihak harus intropeksi diri termasuk pemerintah yang dalam hal ini selaku penyokong dana, karena even ini membawa nama besar Bangsa Indonesia yang berpenduduk 250 jt jiwa ini.

Dahulu indonesia ini adalah negara yang paling ditakuti dalam bidang olah raga termasuk even Sea Games ini, karena kedigdayaan Indonesia sehingga dapat menjadi juara umum Sea Games 9 kali berturut-turut. Tahun 1977, 1979, 1981, 1983, 1987, 1989, 1991, 1993, dan 1997adalah tahun keemasan Indonesia ditingkat Asean, karena secara berturut-turut kita mampu menjadi juara umum 9 kali perhelatan olah raga Sea Games. Apakah sekarang kita sudah menjadi bangsa yang lemah, yang hanya jago kandang yang hanya mampu berprestasi di negara sendiri. Negara ini adalah negara besar yang seharusnya bisa menunjukkan kebesarannya juga dalam bidang olah raga, karena ini adalah gengsi bangsa. Seperti Cina yang bisa menunjukkan kebesarannya dalam segala bidang.

Siapa yang harus bertanggung jawab akan kegagalan memalukan ini, apakah kita harus mendiamkan ini. menjadi bangsa yang lemah juga dalam bidang olah raga ?. Kita rindu kiranya bangsa ini bisa bangkit dan pembinaan olah raga tidak setengah hati. Disaat even olah raga sebesar ini kita jadikan adalah prestasi bangsa dan membawa nama besar bangsa, maka seharusnya semua pihak mengerahkan tenaga dan kemampuan untuk mendukung dan memenangkannya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Mohon Isi Penjumlahannya * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.