badge

Pendataan Ulang Wajib Pelanggan Selular Indonesia

Perusahaan selular Indonesia
Perusahaan selular Indonesia

Perusahaan selular Indonesia

Saat ini Handphone alias telephone selular sudah menjadi barang yang laris dan banyak dimiliki. Jumlah pelanggan selular di Indonesia saat ini sudah mencapai 320 juta lebih, melebihi jumlah penduduk Indonesia saat ini yang hanya sekitar 250 jutaan. Berarti rata-rata penduduk Indonesia telah memiliki 2 HP. Sementara jumlah pelanggan selular di dunia telah melampaui 7 miliar.

 

Sejak dulu telah diwajibkan kepada para pemilik kartu selular yang digunakan di HP untuk mendaftarkan kartu berikut jati dirinya ke nomor 4444. Namun pendaftaran itu tidak semuanya benar, karena data yang dimasukkan masih bisa asal-asalan. Sehingga informasi pendaftaran yang dimasukkan tidak valid dan uptodate. Hal ini memberikan peluang penyalahgunaan dan tindak kejahatan.

 

Untuk menertibkan hal tersebut maka Pemerintah akan memperketat sistem registrasi untuk pelanggan kartu SIM prabayar baru mulai Agustus 2014. Selain itu, pelanggan kartu SIM lama juga diwajibkan melakukan registrasi ulang. Sehingga data informai pelanggan selular Indonesia bisa lebih valid.

Rencananya, registrasi ulang untuk pelanggan kartu SIM lama mulai dijalankan pada Maret 2015, setelah pemerintah memperketat sistem registrasi untuk pelanggan kartu SIM baru sejak September 2014. Pemerintah akan memberi sanksi bagi pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang berupa blokir. Dengan demikian, kartu SIM tidak dapat digunakan untuk melakukan panggilan keluar ataupun mengirim SMS, walaupun masih bisa menerima panggilan ataupun SMS masuk.

Tujuan pendataan ulang ini untuk meningkatkan akurasi data pelanggan sehingga dapat menekan angka penyalahgunaan dan kejahatan melalui sarana komunikasi, termasuk penipuan ataupun pesan sampah (spam). Nantinya akan diperoleh informasi identitas yang akurat pelanggan dan operator seluler dapat membantu proses hukum atas laporan kriminal melalui sarana telekomunikasi.

 

Untuk selanjutnya pelanggan selular di Indonesia tidak bisa mendaftar lagi melalui nomor 4444, sebagai gantinya, registrasi kartu SIM baru ataupun registrasi ulang pengguna kartu SIM lama hanya bisa dilakukan oleh pihak penjual, outlet dari distributor, ataupun gerai yang dimiliki operator seluler, berdasarkan KTP pelanggan.

Operator seluler juga diharuskan melengkapi diri dengan distribution monitoring system sehingga informasi mengenai outlet atau gerai yang didatangi untuk registrasi pelanggan tersebut dapat diketahui semaksimal mungkin. Dengan demikian, diharapkan, angka manipulasi identitas pelanggan kartu SIM prabayar akan menurun karena ada proses verifikasi berdasarkan data kependudukan.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Mohon Isi Penjumlahannya * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.