badge

Empat Orang Yang Memiliki Jumlah Istri Yang Fantastis

Empat Orang Yang Memiliki Jumlah Istri Yang Fantastis

Poligami alias beristri banyak mungkin sudah biasa kita lihat dan kita dengar, karena memang poligami itu buka hal yang tabu dan terlarang apalagi sampai dikerangkeng. Namun kita biasanya mendengar orang yang berpoligami itu memiliki istri dua sampai 3, hal yang jarang kita dengar orang memiliki istri sampai 10 orang. Tapi tau gak, ternyata di Indonesia ada orang-orang yang berpoligami dengan jumlah istri yang super banyak.

Tuk buktinya berikut empat orang yang memiliki jumlah istri yang fantastis di Indonesia :

Usman Balo
Usman Balo adalah tokoh pejuang kemerdekaan di Sulawesi Selatan, kabarnya Usman Balo mempunyai 108 orang istri. Jumlah istri Usman Balo yang banyak ini katanya untuk menyelamatkan kaum wanita dari desa-desa yang diserbu VOC. Saat itu banyak desa dihancurkan pasukan VOC, dan kaum lelakinya dibunuh, lalu dia mulai menikahi gadis-gadis hampir di setiap desa diserbu. Dari hasil pernikahan Usman Balo dengan 108 orang istrinya tersebut ia meninggalkan 26 orang anak, lebih dari seratus cucu, serta puluhan cicit. Sungguh jumlah yang sangat fantastis.

Marsan

Marsan berasal dari Cipondoh, Tangerang memiliki julukan Tukang Kimpoi dan kabarnya memiliki istri sampai 94 orang. Jumlah istri Marsan ini termasuk dalam jumlah yang sangat besar. Pria keturunan Betawi ini menikah sejak usianya 15 tahun, hebatnya beberapa perempuan yang dia sunting masih berstatus perawan, ada juga janda. Bahkan kabar mengejutkan lagi Marsan bisa menikah antara satu sampai tiga kali dalam setahun. Bahkan kabarnya dalam sehari dia pernah menikahi tiga perempuan sekaligus. Dari 94 istrinya, Marsan dianugerahi 16 anak dan 25 orang cucu. Dari 94 istri itu sebagian sudah meninggal, dan sebagian dicerai karena tak bisa memberikan anak. Marsan mengaku punya alasan tersendiri yang unik mengapa menyunting banyak perempuan. Selain memenuhi kebutuhan biologisnya, dasar kemanusiaan menjadi salah satu alasannya. Sebab tidak semua wanita dia nikahi punya fisik normal.

Lalu Juaini Rahman alias Jon

Lalu Juaini Rahman alias Jon adalah Sosok lelaki beristri banyak yang berasal dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Uniknya, Meski tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap, Lalu Juaini Rahman alias Jon berani mempersunting 44 istri. Jon tinggal di Praya, Lombok Tengah. Dan keunikan lainnya Jon mengumpulkan istrinya dalam satu rumah. Lalu Juaini Rahman alias Jon cukup tenar di daerahnya, tanya orang di lingkungan Srigangge, Kelurahan Tiwu Galih, Praya, mereka langsung menunjukkan Jon tinggal. Tepatnya, di sebelah barat BTN Bonter, belakang RSUD Praya. Hanya sekitar 15 meter sebelah utara pinggir jalan.

Matheus Deta Raya

Matheus Deta Raya menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) di Desa Waiha, Kodi Balaghar, Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Matheus Deta Raya memiliki istri 12 orang, dari seluruh pernikahannya, dia mempunyai 52 anak, 218 cucu, dan tiga cicit. Matheus pertama kali menikah pada umur 20 tahun dengan perempuan bernama Maria Wonda Ngura. Istri pertamanya wafat pada 1960. Setelah itu, dia menikah lagi berturut-turut, satu bahkan sampai dua kali dalam setahun. Uniknya Matheus Deta Raya terkenal ketampanannya banyak dari istrinya mengaku terpikat pada Matheus karena tampan dan gagah, terutama kalau sedang memakai kalambo (berpakaian adat), lengkap dengan selempang dan ikat kepala. Alasan Matheus menikah 12 perempuan karena ingin seperti Yesus Kristus. Karena Yesus memiliki 12 murid-muridnya, sementara dia menerjemahkan itu dengan menikah 12 wanita.

Itulah empat orang yang memiliki jumlah istri yang fantastis, cukup tercengang kita dibuatnya. Mungkin kita berpikir bagaimana menafkahi lahir dan batinnya serta mengatur keadilan dalam keluarga, tapi ternyata mereka bisa mengaturnya dan bahkan hidup rukun bersama dalam satu rumah.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Mohon Isi Penjumlahannya * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.